Kamis, 16 Mei 2013

Contoh Tugas Akhir Sekolah Kepemimpinan Prophetic Leadership Center (PLC)


Menciptakan Wonosobo yang ASRI melalui Pendidikan Formal dan Program Berkelanjutan.

Karya Tulis disusun
Untuk Memenuhi Tugas Akhir
PLC (Prophetic Leadership Center)
Tahun 2010-2011














                                                        Disusun oleh:
        Nama : Fadhilah Khairunnisa
              NIS : I-PLC-044
    Asal sekolah: SMA Negeri 1 Wonosobo



Pengesahan

Karya tulis dengan Judul Menciptakan Wonosobo yang ASRI Melalui Pendidikan Formal dan Program Berkelanjutan telah disahkan pada:
Hari :
Tanggal :


yang mengesahkan

                                     Kepala Sekolah PLC           Penguji


                                   (...............................) (..............................)











  1. Nama Program
ASRI Wonosoboku

  1. Latar Belakang.
Dengan semakin majunya perkembangan globalisasi, muncul pula berbagai masalah lingkungan seperti pencemaran, baik pencemaran tanah, pencemaran udara, pencemaran air maupun pencemaran suara.
Satu masalah lingkungan terkadang dapat memicu timbulnya masalah yang baru dan dapat mengancam keselamatan nyawa setiap orang. Pencemaran tanah misalnya, pencemaran tanah dapat disebabkan oleh limbah dari rumah tangga, limbah industri dan limbah pertanian. Limbah yang mencemari tanah dapat berbentuk padat dan cair. Salah satu limbah berbentuk padat penyebab pencemaran tanah adalah sampah anorganik. Sampah anorganik seperti plastik menjadi penyebab pencemaran tanah karena plastik sulit terurai didalam tanah, diperlukan waktu 100 tahun untuk menguraikannya.
Plastik merupakan benda yang hampir setiap hari digunakan dan dibuang oleh manusia, karena sifatnya yang kedap air dan lentur. Penggunaan plastik dalam jumlah besar menyebabkan limbah padat ini menumpuk. Dibeberapa kota sampah plastik dimanfaatkan dengan cara mendaur ulang, namun tidak semua kota memiliki kebijakan yang sama. Penumpukan sampah plastik yang kemudian tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan kerugian seperti berkurangnya kesuburan tanah, penumpukan sampah plastik, bahkan banjir.
Di Indonesia penanganan akan masalah lingkungan berjalan lambat sementara kerusakan yang terjadi semakin banyak dan meluas, hal ini menyebabkan ketidakseimbangan sehingga masalah lingkungan semakin menumpuk.
Lingkungan merupakan faktor penting yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari, keadaan lingkungan dapat mencerminkan kondisi serta perilaku masyarakat sekitar. Masalah lingkungan yang tidak terselesaikan tidak hanya berdampak pada lingkungan hidup saja tetapi lama-lama dapat berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan yang lain.
Masalah lingkungan merupakan hal yang umum terjadi di tiap daerah. Wonosobo adalah sebuah kota yang memiliki berbagi masalah lingkungan. Terletak di daerah pegunungan tidak membuat Wonosobo terhindar dari bencana banjir, daerah wisata yang memberikan pemasukan tinggi bagi pendapatan daerah tidak dapat dijaga kelestarian lingkungannya dengan maksimal, sampah berceceran dijalan setiap hari, hal tersebut merupakan dampak dari sampah yang tidak dikelola dan ditempatkan dengan baik. Kondisi yang ada saat ini sangat ironis mengingat dulu Wonosobo dapat meraih gelar Kota Adipura juga semboyan ASRI yang dulu gencar diserukan dan menjadi ciri sebuah kota yang bersih dan lestari lingkungannya.
Seruan dan kegiatan untuk menertibkan masalah sampah kian meredup, kebijakan yang diambil kadang hanya bertahan sesaat yang kemudian dibiarkan terbengkalai. Kondisi ini menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi belum dapat dimbangi dengan aksi untuk mengatasi masalah sampah di Wonosobo.
Usaha yang sudah dilakukan pemerintah dalam menjaga kebersihan pusat kota sampai saat ini cukup bagus. Pengerahan petugas DPUK memang menjadikan pusat kota terlihat bersih, namun tidak bertahan lama dan cakupan areanya terlalu sempit.
Petugas DPUK saja tidak cukup untuk menjadikan Wonosobo sebagai kota yang bersih, diperlukan peran serta masyarakat Wonosobo secara aktif terutama dalam membuang sampah serta memisahkan antara sampah organik dan anorganik. Pada akhirnya kembali lagi pada kesadaran masing-masing individu akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya.
Penanaman tanggungjawab haruslah dilakukan sejak dini, dengan membiasakan hidup tertib. Hal ini dapat dilakukan melalui lembaga pendidikan yaitu sekolah, karena sekolah merupakan tempat menuntut ilmu juga media penanaman norma. Di sekolah siswa dapat diawasi dan dituntun dalam menjalankan sebuah norma. Dengan mengajarkan dan menanamkan supaya siswa membuang sampah pada tempatnya secara berulang-ulang dan disiplin, secara otomatis di luar sekolah siswa juga akan berlaku tertib.
Sekolah merupakan tempat yang tepat untuk menanamkan tanggung jawab, karena di sekolah calon masyarakat dicetak, dalam usianya siswa mudah untuk diarahkan sehingga pengawasan dalam penerapan norma/ tata tertib dapat dilakukan dengan baik. Dengan demikian sekolah harus bisa menanamkan pentingnya membuang sampah pada tempatnya secara sungguh-sungguh dan serius.
Program yang sudah direncanakan dengan baik tidak selalu bisa bertahan lama, hal ini terjadi karena kurangnya ketelatenan dalam menjalankan komitmen program yang semestnya diakukan secara berkelanjutan. Keberlanjutan suatu program yang bertema perbaikan lingkungan sangatlah penting karena masalah lingkungan menyangkut masyarakat banyak dan terjaganya suatu lingkungan tidak dapat ditentukan dalam sekali waktu saja tetapi setiap waktu, sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu diperlukan kerjasama dalam melakukan pengawasan dan pantauan secara rutin serta menciptakan ide yang inovatif antara dinas pemerintah dan organisasi lingkungan yang tumbuh di Wonosobo untuk menggerakkan masyarakat Wonosobo supaya mau mendukung program peduli lingkungan yang sudah ditetapkan.
  1. Tujuan
  1. Menjadikan Wonosobo sebagai kota yang lebih bersih;
  2. Menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan dalam diri setiap orang;
  3. Mengembalikan predikat ASRI yang sesuai dengan keadaan lingkungan Wonosobo sebenarnya.

  1. Sasaran
Sasaran utama adalah penduduk usia sekolah (4 – 30 tahun)


  1. Deskripsi Program
  • Acara/ program inti yang perlu dilakukan adalah:
    1. Mewajibkan setiap sekolah agar memiliki kegiatan bersih lingkungan ataupun kegiatan yang mendukung penanaman rasa peduli terhadap lingkungan pada diri masing-masing siswa, baik kegiatan harian maupun mingguan/bulanan/tahunan. Sekaligus menyumbangkan beberapa perlatan kebersihan seperti sapu lidi, sapu ijuk, tempat sampah maupun alat kebersihan lainnya. Sebagai tindak lanjut penetapan kebijakan tersebut dilakukan monitoring terhadap kegiatan kebersihan yang sudah dilakukan di setiap sekolah dengan meminta laporan kegiatan kebersihan dari tiap sekolah maupun survei langsung secara berkala tiap bulan/tahun. Penetapan kebijakan dan monitoring ini dilakukan oleh dinas pemerintah yang terkait

    2. Observasi/ kunjungan yang dilakukan sekaligus memperkenalkan dan mengajak bergabung siswa (SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, Perguruan Tinggi) dari setiap sekolah yang berminat kedalam organisasi pecinta lingkungan yang sudah ada dan aktif. Memberikan sticker atau slogan-slogan yang mengajak untuk membuang sampah pada tempatnya.

    Kegiatan ini dapat dilakukan oleh petugas dinas terkait maupun organisasi lingkungan.

  • Waktu pelaksanaan : Untuk penetapan kebijakan dilakukan pada
anggal 22 April ( Bertepatan dengan Hari Bumi ).
Untuk sosialisasi/ observasi di beberapa
sekolah dapat diakukan pada saat
menjelang liburan atau bulan-bulan tertentu seperti tahun ajaran baru dan waktu tertentu
jauh sebelum Ujian Nasional maupun
sesudahnya.
  • Tempat pelaksanaan : Di tiap sekolah dari tingkat TK, SD/MI,
SMP/MTs, SMA/MA dan Perguruan tinggi
  • Anggaran
1. Penerimaan
No
Uraian
Jumlah
1. DPU  Rp 4.000.000,-
2 Sponsorship
Rp 1.500.000,-
3. Organisasi dan dinas terkait Rp 3.500.000,-


Jumlah Rp 9.000.000,-

2.Pengeluaran
No
Uraian
Jumlah
1. Upah tenaga kerj
Rp 3.000.000,-
2. Transport Rp 2.000.000,-
3. Brosur, slogan dan sticker Rp 1.000.000,-
4. Sapu dll Rp 3.000.000,-


Jumlah Rp 9.000.000,-


  1. Penutup
Masalah lingkungan adalah suatu problema yang memerlukan pemecahan serius dan berkelanjutan, rencana sehebat apapun tak akan bermanfat jika tidak dilaksanakan sepenuh hati.
Demikian karya tulis ini saya buat. Semoga bermanfaat dan memberikan suatu perubahan untuk Wonosobo agar menjadi kota yang lebih ASRI lagi dan terimakasih atas perhatian yang diberikan.

Rabu, 09 Januari 2013

contoh PROPOSAL



PROPOSAL USAHA
 (Nama Usaha)
1.          Pendahuluan
·         Gambaran usaha :
1.          .....................................................................................................................................................................................................................
2.         .....................................................................................................................................................................................................................
3.        ......................................................................................................................................................................................................................
4.         ......................................................................................................................................................................................................................


·         Alasan usaha :
1.          .....................................................................................................................................................................................................................
2.         .....................................................................................................................................................................................................................
3.        .....................................................................................................................................................................................................................
4.         .....................................................................................................................................................................................................................
5.         .....................................................................................................................................................................................................................

Uraian singkat tentang gambaran usaha yang akan dilakukan, adakah pemberdayaan masyarakat, pengalaman menjalankan usaha jika ada.
2.        Nama usaha dan Lokasi Usaha


Nama usaha, dan wilayah manajemen usaha
3.        Deskripsi Usaha









4.   Segmentasi Pasar






Konsumen potensial adalah calon penulis buku yang akan didampingi oleh peserta yang lulus pelatihan dan pendampingan
5.        Analisa Kekuatan dan Kelemahan Usaha
Kekuatan
Kelemahan
Strategi mengatasi kelemahan
·        
·        
·         



Kekuatan usaha sehingga usaha dapat dilakukan dan berkembang. Kelemahan yang mungkin akan menghambat pelaksanaan usaha. Stretegi mengatasi masalah adalah usaha yang akan dilakukan untuk mengatasi kelemahan yang sudah terdeteksi
6.      Strategi Pemasaran   

1.......................................................................................................................................................................................................

2......................................................................................................................................................................................................


Stretegi yang akan digunakan agar usaha dapat berjalan dengan baik
7.        Analisa Keuangan
Perhitungan Modal ( 1 tahun)
 Jumlah 
Estimasi Pendapatan ( 1 tahun)
 Jumlah 
Pengeluaran

Pendapatan

Total Pendapatan








Total pengeluaran
           
Keuntungan program – 1 tahun
                  
Perhitungan modal adalah jumlah modal yang akan digunakan  dan perkiraan pendapatan usaha selama 1 tahun.
8.        Penutup
...................
                                                                                    .....................,.................2013
                                                                                                                Pembuat proposal


                                                                                                                (............................)















CURRICULUM VITAE
 

Personal

Pendidikan

Riwayat Pekerjaan

Pengalaman Menjalankan Usaha

Pengalaman Organisasi







Sabtu, 05 Januari 2013

FORM PENDAFTARAN LOMBA WIRAUSAHA

A.FORMULIR PENDAFTARAN LOMBA WIRAUSAHA MUDA
MUDA PRODUKTIF BERKARYA

Judul Proposal        :……………………………………………………………………………………………………………………………
Nama Lengkap        : ………………………………………………………………………………………………………………………….
Tempat, Tanggal Lahir    : ………………………………………………………………………………………………………………………….
Alamat             : ………………………………………………………………………………………………………………………….
              …………………………………………………………………………………………………………………………..
              ………………………………………………………………………………HP…….……………………………..
Kategori         : Umum/Mahasiswa/Pelajar
Universitas/Sekolah     : …………………………………………………………………………………………(Mahasiswa/Pelajar)
Gambaran Produk/ Jasa :

    
.
                                ……………………………..,…………………………….


                                …………………………………………………………….

Selasa, 01 Januari 2013

LOMBA WIRAUSAHA MUDA WONOSOBO

LOMBA WIRAUSAHA MUDA WONOSOBO
"Muda Produktif Berkarya"

Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Wonosobo bekerjasama dengan LSM Masyarakat Berdaya Indonesia (MBI) Wonosobo mengadakan LOMBA WIRAUSAHA MUDA "Muda Produktif Berkarya".

LATAR BELAKANG
Banyaknya jumlah pengangguran tak lepas dari paradigma berpikir generasi muda yang rata-rata ingin menjadi pegawai, sementara ketersediaan lapangan kerja di sektor formal sangat terbatas. Hal ini sangat disayangkan, mengingat kemampuan dan kreativitas generasi muda saat ini sangat tinggi dan memiliki potensi untuk dikembangkan.
Melalui program MUDA PRODUKTIF BERKARYA, LSM Masyarakat Berdaya Indonesia secara konsisten membina dan mendorong masyarakat agar memiliki semangat kewirausahaan, sehingga generasi muda bukan hanya menjadi generasi pencari kerja namun mampu menjadi generasi pencipta lapangan pekerjaan.
Lomba wirausaha merupakan kegiatan yang diselenggarakan berdasarkan pemikiran bahwa kabupaten yang memiliki potensi alam dan pemuda berbasis pada pengembangan UMKM ini, hendaknya didukung generasi muda yang mampu menuangkan kreativitas dan semangat kewirausahaannya, ke dalam suatu wirausaha yang kreatif, inovatif, dan implementatif.

Bidang usaha yang dilombakan
  1. Wirausaha  industri dan jasa yang terdiri dari berbagai sektor industri (pertanian dan peternakan dalam artian luas serta  kerajinan) dan jasa.
  2. Wirausaha boga yang terdiri dari berbagai pengolahan makanan dan minuman.
  3. Wirausaha kreatif yang terdiri dari desain fashion, video, film dan fotografi, kerajinan, arsitektur dan layanan komputer.

Pendaftaran dan Persyaratan Lomba

1.  Pendaftaran Lomba

Pendaftaran peserta dapat dilakukan dengan cara mengisi formulir pendaftaran dan menyertakan foto copy KTP/SIM/Kartu Mahasiswa/pelajar yang masih berlaku dan menyerahkan soft copy dan print out bahan presentasi profil wirausaha yang akan diperlombakan. 
Batas pengumpulan proposal tanggal 23 Februari 2013. 
Biaya pendaftaran Rp 10.000,-

2.  Persyaratan Lomba
  • Membuat model proposal bisnis kewirausahaan dengan anggaran dana  Rp 7.500.000,-
  • Proposal bisnis kewirausahaan dibuat sekreatif mungkin dengan format A4, font Times New Roman 12, spasi 1,5 dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Cover disertakan nama peserta dan asal daerah atau universitas/sekolah.
  • Proposal diserahkan langsung dalam bentuk hardcopy rangkap 2 ke Sekretariat MBI Wonosobo, Jl. Dieng 43 Km 1 Rowopeni Wonosobo pada hari Senin - Jumat pada jam kerja 09.00 – 15.00.
  • Proposal dikirim dengan menyertakan foto terbaru ukuran 3x4 (1 lembar), fotocopy KTP/SIM/KTM atau Kartu Pelajar, foto copy bukti pembayaran pendaftaran dan formulir pendaftaran.
  • Para finalis yang lolos seleksi proposal akan diundang untuk mempresentasikan proposal bisnis kewirausahaan dan diwajibkan membawa materi presentasi berupa flashdisk/CD yang merupakan intisari proposal bisnis kewirausahaan.
  • Para finalis yang tidak hadir pada saat presentasi dinyatakan gugur sebagai finalis dan keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.

Persyaratan Umum Peserta
  1. Peserta adalah mayarakat umum, mahasiswa, dan pelajar yang masih aktif dengan dibuktikan oleh Kartu Mahasiswa/pelajar
  2. Berusia maksimal 35 tahun  
  3. Wirausaha yang diperlombakan tidak melanggar peraturan perundangan yang berlaku, ketertiban umum, dan norma kesusilaan.
  4. Wirausaha yang diperlombakan berlaku untuk perencanaan bisnis yang belum beroperasi
  5. Wirausaha yang diperlombakan bukan merupakan skema distributor MLM, agen asuransi, member broker property, agen penjualan investasi bursa berjangka, dan semua sistem keagenan yang serupa dengan skema tersebut.
  6. Wirausaha yang diperlombakan tidak mengandung indikasi skema money game, arisan berantai, ataupun skema piramid.
  7. Wirausaha yang diperlombakan harus bisa diimplementasikan sebagai bisnis nyata.
  8. Wirausaha yang diperlombakan belum pernah keluar menjadi pemenang dalam kompetisi serupa di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.
  9. Wirausaha yang dilombakan adalah karya original dari peserta.
  10. Bentuk usaha merupakan usaha individu.
INFORMASI DAN PENDAFTARAN

MASYARAKAT BERDAYA INDONESIA 
Alamat : Jl. Dieng 43 km 1 Rowopeni, Wonosobo 56314
Email : andrileaderwsb@gmail.com
Contact Person: Wahyu Andri Setiawan (0857 4391 2057)

TOTAL HADIAH
JUARA 1       : Rp 7.500.000,-
JUARA 2       : Rp 6.000.000,-
JUARA 3       : Rp 5.000.000,-
HARAPAN 1 : Rp 4.000.000,-
HARAPAN 2 : Rp 3.000.000,-
HARAPAN 3 : Rp 2.500.000,-